Sabtu, 27 November 2010
0 komentar

Yang Membuat Mancing Mania Bisa Tahan Berjam – jam Kepanasan?

Banyak alasan yang menyebabkan para mancing mania rela harus duduk berjam – jam menunggu umpan disambar ikan. Meski hasil tangkapan yang dihasilkan mungkin tak khan lebih banyak dari biaya yang dikeluarkan. Banyak mancing mania yang bahkan rela mengeluarkan beratus – ratus ribu bahkan jutaan rupiah hanya untuk membeli peralatan mancing yang kalau dibandingkan dengan hasil ikannya pastilah akan jauh sekali harganya. Yang namanya mancing mania adalah orang yang dengan cara yang extreme mau menggeluti hobby memancing dan mau menyediakan waktunya untuk berburu ikan dengan memancing. Apa alasan mereka menjadi mancing mania?
mancing mania
mancing mania
  1. Mancing adalah hobby yang menyenangkan. Dengan memancing, orang dapat merasakan mendapatkan pengalaman menarik ikan dimana saat inilah saat paling mengesankan bagi para mancing mania. Saat ikan mulai menyambar dan dengan ketrampilan kita akhirnya kita bisa menariknya maka ada kepuasan tersendiri bagi para pemancing.
  2. Mancing akan mendapatkan manfaat kesehatan. Mancing juga merupakan sarana olahraga, bagi mancing mania seperti anda olahraga memancing akan memberikan aktifitas fisik yang cukup berhasil, melempar joran, menarik reel, menarik ikan, dan aktifitas fisik lainnya sehingga anda mendapatkan kesehatan.
  3. Mancing adalah obatnya stress, para mancing mania pastilah sudah tahu bahwa aktifitas mancing dapat menghilangkan kepenatan di pikiran, mengurangi perasaan bosan dari seminggu penuh anda beraktifitas di kantor, bahkan memancing dapat menumbuhkan kegembiraan sekaligus menghancurkan stress yang mungkin anda derita. Ayo..sekarang kita memancing..:)
  4. Mancing melatih kesabaran. Mancing mania biasanya adalah orang yang sabar..lho kok bisa? Berbeda dengan orang sabar dalam hal temperamen, memancing memberikan efek sabar dalam sebuah usaha meraih sesuatu. Hal kecilnya yakni saat memancing, pasti akan dibutuhkan waktu yang tidak sedikit, ber jam – jam anda harus menunggu umpan anda dimakan ikan, berkali – kali anda mencoba untuk menangkap ikan yang memakan umpan anda. Kadang anda berhasil, kadang anda gagal namun anda tidak menyerah dan tetap berkonsentrasi…ya..untuk memancing tetap harus konsentrasi melihat pelampung yang ditarik oleh ikan…lalu apa yang anda dapatkan? Kesabaran dan Konsentrasi khan?
Baca selengkapnya »
Kamis, 25 November 2010
0 komentar

Bedah Piranti
Penn Conquer Spinning Reel



alt
Dengan berbagai kelebihan akan sebuah ril spinning anyar keluaran produk kenamaan, Penn menghadirkan Penn Conquer yang dapat dijadikan ril tandingan terhadap ril-ril yang ada.
Ril yang dibuat dengan menggunakan bahan berkualitas serta teknologi tinggi seperti sistem EAS (Easy Access System) serta kotak gir/ gear box yang dibuat dengan mesin sehingga dapat dengan mudah dibuka untuk memudahkan perawatan, menjadikan ril Penn Conquer salah satu idaman para mania.
Dipadu dengan Super Line Spool dengan Eternal Alloy pada bibir spool, menjadikan Penn Conquer sebagai ril tangguh dengan gir rasionya yang berjumlah 4.8:1 serta 10+1 ball bearing yang terlapisi bahan anti karat dengan beberapa ukuran.
 
Joran Sambung Dua "Kamikaze Evolution"
Bedah Piranti


Sebagai salah satu produsen kenamaan, Kamikaze menghadirkan salah satu piranti andalannya yang berupa joran sambung dua yang diberi sebutan dengan Kamikaze Evolution dengan berbagai kelebihan demi terciptanya salah satu produk unggulan.
Joran sambung dua yang berbahan utama carbon kualitas teratas pilihan dipadu dengan assesoris kenamaan Fuji. Rentetan cincin pandu senar Fuji Alconite serta handle dudukan ril yang juga dari Fuji ditambah dengan disain dan corak joran Kamikaze Evolution semakin menarik untuk dijajal kehandalannya.
Kamikaze Evolution tersedia dalam dua ukuran panjang 165 cm dan 180 cm dengan aksi joran Medium (M) dan Medium Low (ML).

alt
 
Joran Spinning OKUMA C3
Bedah Piranti

alt
Kalau Anda tergolong pemancing yang tidak hanya memperhatikan performa dan kualitas, tapi juga estetika dari alat pancing Anda, maka joran ini adalah “a must have item” bagi Anda.

OKUMA menghadirkan C3, joran spinning terbaru yang dapat memenuhi semua keinginan anda. Joran ini didisain dengan 3 konsep utama: ringan, sensitif, kuat. Konsep ringan dan sensitif diwujudkan dengan penggunaan grip
konikal terpisah bermaterial carbon-woven 100% yang telah dipoles sedemikian rupa sehingga tidak licin walau terkena air, dipadukan dengan dudukan ril FUJI DPS yang telah dimodifikasi. Dengan spirit yang sama digunakan juga rangka cincin titanium dengan cincin dari batuan zirconium.

Sementara konsep kekuatan diwujudkan dengan penggunaan blank berbahan graphite kelas 40-ton yang tangguh untuk memaksa ikan buruan Anda keluar dari persembunyiannya. OKUMA C3 tersedia dalam 2 ukuran: 5.6”/165cm dan 6.0” / 180cm.
 
Shimano Tiagra Ultra Troling
Bedah Piranti


alt
Seri Tiagra yang dikenal sebagai spesialisasi troling memang sudah dikenal baik reputasinya di kalangan mania mancing.

Joran troling yang terbuat dari material terbaik ini juga dilengkapi dengan cincin joran Fuji SUS, bearing S-ARB untuk roller guide, roller yang dilapisi titanium, EVA grip yang sangat elastis, jaket anti air untuk joran dan ril, casing /tas ekslusif untuk joran dan ril, dan masih banyak lagi.

Tidak sampai disitu saja, joran ini juga terlihat begitu mewah dan elegan dengan desain bercita rasa tinggi.

Tiagra Ultra Trolling jelas merupakan joran troling dengan spesifikasi tertinggi di kelasnya.Rasakan ketangguhan dan kemewahan yang dimilikinya!

 
Abu Garcia Cardinal 707LX
Bedah Piranti


alt
Ril pinning keluaran terbaru dari pabrikan piranti pancing kenamaan, Abu Garcia dengan sebutan Cardinal ini merupakan salah satu ril spinning untuk memancing di laut yang memiliki performa yang patut diandalkan.

Ril spinning Abu Garcia Cardinal 707LX memiliki gir rasio berukuran 4.8 : 1 yang dibalut dengan konstruksi bodi dan rotornya yang berbahan alumunium dengan tujuh buah ball bearing HPCR.

Sistem drag yang digunakan pun berbahan anti air serta komponen lainnya yang berkualitas teratas ditambah dengan spool ekstra yang bisa isi dengan senar berukuran atau tipe berbeda
Baca selengkapnya »

Piranti Mancing

0 komentar

Bedah Piranti
Penn Conquer Spinning Reel
Bedah Piranti


alt
Dengan berbagai kelebihan akan sebuah ril spinning anyar keluaran produk kenamaan, Penn menghadirkan Penn Conquer yang dapat dijadikan ril tandingan terhadap ril-ril yang ada.
Ril yang dibuat dengan menggunakan bahan berkualitas serta teknologi tinggi seperti sistem EAS (Easy Access System) serta kotak gir/ gear box yang dibuat dengan mesin sehingga dapat dengan mudah dibuka untuk memudahkan perawatan, menjadikan ril Penn Conquer salah satu idaman para mania.
Dipadu dengan Super Line Spool dengan Eternal Alloy pada bibir spool, menjadikan Penn Conquer sebagai ril tangguh dengan gir rasionya yang berjumlah 4.8:1 serta 10+1 ball bearing yang terlapisi bahan anti karat dengan beberapa ukuran.
 
Joran Sambung Dua "Kamikaze Evolution"
Bedah Piranti


Sebagai salah satu produsen kenamaan, Kamikaze menghadirkan salah satu piranti andalannya yang berupa joran sambung dua yang diberi sebutan dengan Kamikaze Evolution dengan berbagai kelebihan demi terciptanya salah satu produk unggulan.
Joran sambung dua yang berbahan utama carbon kualitas teratas pilihan dipadu dengan assesoris kenamaan Fuji. Rentetan cincin pandu senar Fuji Alconite serta handle dudukan ril yang juga dari Fuji ditambah dengan disain dan corak joran Kamikaze Evolution semakin menarik untuk dijajal kehandalannya.
Kamikaze Evolution tersedia dalam dua ukuran panjang 165 cm dan 180 cm dengan aksi joran Medium (M) dan Medium Low (ML).*smf

alt
 
Joran Spinning OKUMA C3
Bedah Piranti


alt
Kalau Anda tergolong pemancing yang tidak hanya memperhatikan performa dan kualitas, tapi juga estetika dari alat pancing Anda, maka joran ini adalah “a must have item” bagi Anda.

OKUMA menghadirkan C3, joran spinning terbaru yang dapat memenuhi semua keinginan anda. Joran ini didisain dengan 3 konsep utama: ringan, sensitif, kuat. Konsep ringan dan sensitif diwujudkan dengan penggunaan grip
konikal terpisah bermaterial carbon-woven 100% yang telah dipoles sedemikian rupa sehingga tidak licin walau terkena air, dipadukan dengan dudukan ril FUJI DPS yang telah dimodifikasi. Dengan spirit yang sama digunakan juga rangka cincin titanium dengan cincin dari batuan zirconium.

Sementara konsep kekuatan diwujudkan dengan penggunaan blank berbahan graphite kelas 40-ton yang tangguh untuk memaksa ikan buruan Anda keluar dari persembunyiannya. OKUMA C3 tersedia dalam 2 ukuran: 5.6”/165cm dan 6.0” / 180cm.
 
Shimano Tiagra Ultra Troling
Bedah Piranti


alt
Seri Tiagra yang dikenal sebagai spesialisasi troling memang sudah dikenal baik reputasinya di kalangan mania mancing.

Joran troling yang terbuat dari material terbaik ini juga dilengkapi dengan cincin joran Fuji SUS, bearing S-ARB untuk roller guide, roller yang dilapisi titanium, EVA grip yang sangat elastis, jaket anti air untuk joran dan ril, casing /tas ekslusif untuk joran dan ril, dan masih banyak lagi.

Tidak sampai disitu saja, joran ini juga terlihat begitu mewah dan elegan dengan desain bercita rasa tinggi.

Tiagra Ultra Trolling jelas merupakan joran troling dengan spesifikasi tertinggi di kelasnya.Rasakan ketangguhan dan kemewahan yang dimilikinya!

 
Abu Garcia Cardinal 707LX



alt
Ril pinning keluaran terbaru dari pabrikan piranti pancing kenamaan, Abu Garcia dengan sebutan Cardinal ini merupakan salah satu ril spinning untuk memancing di laut yang memiliki performa yang patut diandalkan.

Ril spinning Abu Garcia Cardinal 707LX memiliki gir rasio berukuran 4.8 : 1 yang dibalut dengan konstruksi bodi dan rotornya yang berbahan alumunium dengan tujuh buah ball bearing HPCR.

Sistem drag yang digunakan pun berbahan anti air serta komponen lainnya yang berkualitas teratas ditambah dengan spool ekstra yang bisa isi dengan senar berukuran atau tipe berbeda
Baca selengkapnya »

Umpan Putih Untuk Lomba Ikan Mas

1 komentar





Bagi para mania yang gemar menggunakan umpan putih sebagai andalan dalam memburu target ikan mas saat lomba dan ingin merasakan sajian umpan putih baru yang akan dipergunakan, berikut ini Mancing Mania (MM) mencoba memberikan varian umpan putih yang bisa diandalkan saat para mania mengikuti lomba mancing ikan mas.
Bahan-bahan yang harus dipersiapkan adalah :
1.   2 bungkus paikin biru (kemasan berlabel warna biru)
2.   4 butir telur negeri
3.   1 saset susu dancaw putih
4.   2 sendok makan susu ultra putih (cair)
5.   Terigu 1 sendok makan
6.   Kroto 2 ons
7.   Keju kraft 1/4 potong
8.   Ikan mujair ukuran sedang 4 ekor
9.   Indomie goreng (diblander buat pengeras)
10. Alumunium foil
11. Plastik kiloan

Cara membuatnya :
Ikan mujair di kukus selama 15 menit lalu angkat dan dinginkan, kalau sudah dingin ambil dagingnya saja. Siapkan baskom dan masukan 2 bungkus paikin dengan dicampur 4 butir telur (ambil kuningnya saja) aduk hingga rata.
Setelah itu, tungkan susu dancaw secara perlahan ke dalam adonan sambil diaduk-aduk, jangan semuanya cukup 1/2 bungkus saja. Tambahkan kembali 2 sendok makan susu ultra lalu aduk kembali hingga  rata, setelah itu campurkan 1 sendok terigu sambil sedikit demi sedikit dan sambil aduk perlahan hingga merata.
Langkah selanjutnya adalah parut 1/4 keju kraft kedalam adonan lalu aduk kembali. Untuk kroto, rebus terlebih dahulu atau seduh dengan air panas lalu campurkan kedalam adonan umpan dan aduk kembali hingga benar-benar rata.
Terakhir, ambil alumunium foil lalu masukan umpan tersebut di atasnya lalu bungkus hingga rapat dan masukan adonan yang telah terbungkus oleh alumunium foil  kedalam kantong plastik kiloan. Kukus umpan tersebut selama 1 jam, umpan siap dipergunakan. Selamat mencoba. ndi
 
Umpan Murah Meriah Plampung Mas
Umpan
Written by akto widianto   
Thursday, 20 May 2010 12:15
Menggunakan atau memakai umpan murah meriah bukan berarti hasil yang diperoleh sangat sedikit atau umpan murah meriah tidak bisa diandalkan untuk mendapatkan ikan induk saat mengikuti lomba.
Pemikiran demikian sebenarnya sangat keliru karena belum tentu umpan yang dibuat dengan dibeli secara murah meriah tidak bisa diandalkan. Baru-baru ini Mancing Mania (MM) memperoleh informasi bahwa umpan Wayang mengeluarkan varian umpan terbaru. Berangkat dari informasi tersebut MM mencoba meluncur ke Kalideres, Jakarta Barat, ke tempat produksi pelet wayang ternyata hal tersebut dibenarkan oleh Mulyadi selaku pemilik dari umpan merek UD. Wayang Sakti.
Kedatangan MM ternyata mendapatkan hasil dengan diperolehnya pernyataan bahwa UD. Wayang Sakti kini mengeluarkan umpan putih, hal ini untuk melengkapi pelet wayang yang telah beredar dikalangan para mania. Umpan putih Wayang yang asli dalam kemasanya terdapat nomer registrsi atau R.
Informasi tidak sebatas itu saja yang diperoleh MM, sebagai pemancing dan tangan kanan pemilik, Jalu, bersedia berbagi penggunaan serta campuran untuk dipadukan dalam umpan putih wayang ini. Proses uji coba umpan putih ini sudah berjalan selama satu bulan dan hasilnya cukup bagus dengan banyaknya permintaan dari pasar.

Adapun bahan-bahan untuk membuat umpan murah meriah ini adalah :
1.    ½ bungkus pelet wayang
2.    ½ bungkus umpan putih wayang
3.    ½ kaleng sarden (dagingnya saja tanpa saosnya)

Cara membuatnya :
Langkah pertama adalah pisahkan daging sarden dari saos setelah haluskan hingga lembut. Lali tuang dalam baskom dan campurkan dengan umpan putih wayang, aduk hingga benar-benar rata. Setelah rata masukan pelet wayang kedalam adonan, fungsi pelet wayang ini sebagai pengeras.
Komposisi umpan ini digunakan untuk mengikuti lomba yang digelar selama tiga jam saja atau yang lebih dikenal dengan semi galatama. Jika mengikuti lomba plampung dari pagi hingga sore hari bahan umpan putih wayang yang digunakan sebanyak satu bungkus, sarden satu kaleng dan pelet wayang tetap ½ bungkus. Cara pembuatannya tetap sama dan bisa ditambahkan denga kroto bila diperbolehkan pihak pemancingan. Selamat mencoba. ndi
 
Umpan Amis
Umpan
Written by akto widianto   
Wednesday, 03 March 2010 15:00
Apa jadinya apabila para mania melupakan umpan saat memancing ? Jawabnya adalah resah dan merasa ada yang kurang pada saat mancing dan begitu pula apabila para mania yang biasa meracik umpan hasil buatan sendiri, pastinya akan sedikit merasa tidak puas pada saat mancing. Apalagi kalau hasil tangkapan saat mancing hasilnya sedikit pastinya merasa kecewa atau bagi para mania yang hobi mengikuti lomba mancing pastinya sangat tidak melupakan pada umpan jitu hasil racikan sendiri, karena apabila juara pada saat juara akan menimbulkan kebanggan sendiri kepada hasil racikan umpan yang dibuatnya.
Pada Edisi kali ini Mancing Mania (MM) mencoba untuk menghadirkan umpan amis hasil kreasi dari Om Gentur (Bekaci). Menurut Gentur, umpan ini bisa digunakan juga untuk air yang berwarna hijau pekat dan coklat. Sedangkan apabila air kolam berwarna hijau bening maka tinggal menambahkan daun pandan saja.
Berikut Bahan-bahannya :
1.   Telor 1/2 kg ( ambil putih telornya aja )
2.   Keju kraft 1/4 batang
3.   Wisman 1/2 sedok teh
4.   Biang Susu 1/2 sedok teh
5.   Kakap merah fillet beli 1 buah saja ukuran 1 ons ambil 1/2 aja dagingnya ( lalu blender hingga halus)
6.   Dancow Madu 1+ 3 sdm peres
7.   Dancow biasa 1 sachet
8.   Udang jerbung ( ambil 5 ekor bersihin kulitnya lalu blender hingga halus )
9.   Kroto 1/2 kg
10. Indomie Goreng ( di blender hingga halus di pakai sebagai pengeras )
11. Biang Susu seujung sendok teh
Cara membuat :
Masukkan semua bahan di atas kecuali, Kroto, Indomie dan Biang Susu ke dalam blender. Blender hingga mengembang setelah itu tambahkan kroto lalu aduk perlahan hingga rata. Masukkan adonan dan kroto ke dalam plastik lalu kukus selama 30 menit yang setiap 15 menit di bolak balik.setelah matang dinginkan sebentar lalu taruh di bungkus dengan koran, ganti koran jika basah hingga korannya tidak basah lagi baru setelah itu aduk umpan hingga rata tambahkan indomie sebagai pengeras hingga umpan jadi. Terakhir tambahkan seujung sedok teh Biang Susu ke dalam umpan lalu aduk rata, umpan siap di pakai. *ndi

 
Umpan Udang
Umpan
Written by Omar Buckree   
Monday, 15 February 2010 10:45
Untuk kalangan mania mancing darat, keberadaan umpan udang rasanya masih asing sebab udang selama ini identik dengan kegiatan mancing laut, dimana udang biasanya digunakan sebagai umpan ketika mania mancing melakukan teknik mancing dasar di lautan.
udang4.jpe

Namun tidak ada salahnya jika udang digunakan juga untuk umpan mancing darat, karena aroma yang ditimbulkan dari daging udang ini cukup mengundang selera berbagai jenis ikan air tawar.
Udang yang dipakai untuk mancing di kolam adalah jenis udang galah.

Berikut adalah cara pembuatan umpan dengan menggunakan udang.
Bahan-bahan:
  • Siapkan udang sebanyak 5 kg
  • Daun pandan 2 helai
  • Sagu 5 sdm
  • Pellet 2 kg
  • Tuna oil
Cara Pengolahan:
  1. Buang bagian kepala udang
  2. Rebus udang yang telah dibersihkan dengan mencampurkan daun pandan selama proses perebusan
  3. Setelah matang, ditandai dengan warna udang yang kemerahan, tiriskan udang tersebut sampai kering.
  4. Lalu tumbuk daging udang sampai halus (Usahakan agar tetap sedikit kasar)
  5. Berikutnya air bekas rebusan udang dipanaskan kembali dan digunakan untuk merebus sagu.
  6. Saat sagu mulai meleleh, masukan tumbukan udang ke dalamnya dan aduk hingga merata.
  7. Pada saat akan digunakan, teteskan tuna oil secukupnya dan tambahkan pellet jika untuk membuat umpan lebih kenyal.
Selamat mencoba! Den

 
Umpan Jitu Ekonomis & Praktis II
Umpan
Written by masboy   
Tuesday, 21 July 2009 14:29
Umpan jitu Ekonomis dan Praktis II ini merupakan lanjutan dari umpan jitu sebelumnya yaitu pada edisi 129. Umpan Ekonomis dan praktis bisa dijadikan pilihan oleh para mania dari meracik umpan, umpan jiu ini diperuntukan untuk ikan mas.
Selasa (23/6) saat Mancing Mania (MM) menguji coba umpan ekonomis dan praktis II di Telaga ISTN. Tiba di Telaga ISTN, MM langsung menghampiri pemilik dari Telaga ISTN yaitu Rahmat Fingking. Obrolan hangat mewarnai jalannya tes umpan ekonomis dan praktis II ini, Finkking mempersilakan MM untuk menguji umpan pada kolam kiloan miliknya.
Mulai tes umpan pada pukul 14.00, MM mempersiapkan umpan hasil racikan bersama piranti pancingnya. Umpan baru dilontar ikan sudah mulai menyambar, strike ikan dengan bobot 1 kg berhasil terangkat.
Hingga pukul 15.10 menit, saking banyaknya ikan yang diperoleh MM memutuskan untuk menyudahi tes umpan ekonomis da praktis. Dengan hasil peroleh selama mancing tes umpan MM berhasil memperoleh ikan sebanyak 15 ekor dengann total timbangan mencampai 8 kg.
Jika dengan umpan ekonomis dan praktis dapat memperoleh ikan yang demikian banyak kenapa harus mambuat atau meracik umpan dengan harga yang mahal. Sebenarnya umpan juga merupakan selera dari para mania dalam membuatnya, tidak ada ketentuan baku atau melanggar hokum karena mancing sendari merupakan hal yang menyenangkan apalagi jika para mania dapat meracik umpan sendiri.

Berikut ini adalah bahan-bahan untuk membuat umpan jitu ekonomis dan praktis II :


1. Pelet Jitu 2 Bungkus
2. Sarden Pacific Queen 1 Kaleng
3. Telur
1 Butir
4. Umpan Swim Fish “Wangi” 1 Bungkus
5. Keroto 
2 ons


Cara Membuatnya :
Persiapkan wadah plastik lalu tuangkan pelet jitu dan umpan swim fish “wangi” aduk dahulu hingga rata lalu masukan telur dan aduk kembali hingga tercampur secara merata. Setelah benar-benar merata tuangkan sarden pacific queen, cara menuangnya adalah masukan terlebih dahulu ikan-ikan sarden lalu air/oil sarden hanya dituang setengahnya saja. Aduk-aduk kembali hingga rata, setelah rata adonan umpan dimasukan kedalam wadah plastik kiloaan untuk dikukus selama kurang lebih 3-5 menit.
Umpan ekonomis dan praktis II siap dipergunakan, langkah terakhir adalah bagi yang suka menggunkan keroto umpan ini juga dapat menggunkan keroto atau tanpa keroto. Selamat mencoba, salam strike.
Baca selengkapnya »

Simpul Mancing

0 komentar


Rangkaian Permanen



simpul-albright-ed125.jpgRangkaian/ rig permanen utama merupakan rangkaian yang mudah dan digunakan oleh banyak mania mancing untuk mencari berbagai spesies ikan seperti di muara yang mana tergantung dari para mania untuk menset rangkaian pancing pada piranti mancing dengan cepat.

1.    Rangkaian Permanen Utama
a.    Penggunaan kili-kili/ swivel mata tiga
b.    Penggunaan kili-kili/ swivel standar
01_a.jpg

01_b.jpg2.    Rangkaian Mancing Lanjutan
Rangkaian jenis ini ideal untuk memancing mencari jenis ikan berukuran kecil
02.jpg

Rangkaian Permanen Termodifikasi untuk memancing ikan-ikan berukuran kecil
Merupakan rangkaian dasar jenis lainnya yang menggunakan kili-kili/ swivel mata tiga serta pemberat. Cocok untuk mencari ikan berukuran kecil yang disesuaikan dengan mata pancing, pemberat serta ukuran senar.
 
Rangkaian Pemberat Bergerak
Simpul
Written by Administrator   
Thursday, 11 June 2009 23:38
simpul-albright-ed125.jpgPemberat bergerak merupakan penggunaan pemberat bukan permanen yang dibuat dengan adanya lubang yang menembus pemberat dan dapat bergerak serta meluncur mengikuti senar. Penggunaan pemberat jenis ini memiliki keuntungan saat ikan memakan umpan tanpa merasakan adanya pemberat.

Pemberat yang bergerak langsung pada pancing
Pada saat menggunakan pemberat yang berukuran lebih besar, gunakan pemberat yang berukuran lebih kecil atau manik-manik yang berfungsi agar terhindar dari kemacetan pemberat pada lubang pancing.

Penggunaan ring solid sebagai stopper

Penggunaan kili-kili/ swivel sebagai stopper
Baca selengkapnya »

Trip & Trik Mengadakan Trip Mancing

0 komentar
 


web.JPG Mengadakan suatu even mancing atau trip mancing perlu persiapan matang dalam memfasilitasi para peserta yang akan mengikuti trip. Tanpa adanya persiapan dalam berkordinasi antara satu dengan yang lainnya atau dengan pihak-pihak terkait dapat membuat perjalanan trip menjadi berantakan.
Yang tadinya hal sepele yang atau hal yang tidak terduga menjadi masalah besar yang suatu saat dapat timbul dalam mengadakan trip mancing. Hal ini perlu dicermati pasalnya jika sudah terjadi masalah dalam melaksanakan trip maka trip mancing akan berjalan tidak menyenangkan.
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah mengenai persiapan dari para peserta trip. Jika peserta sudah jelas maka tinggal membuat aturan dalam mengikuti trip mancing yang anda adakan. Dalam membuat aturan harus benar-benar berkordinasi dengan peserta trip dan bagi siapa saja yang melanggar aturan yang sudah menjadi ketentuan maka panitia penyelenggara trip harus bertindak tegas.
Sebaiknya bagi anda yang menjadi peserta persiapkan piranti pancing satu hari sebelum hari H, ini dimaksudkan agar tidak ada piranti yang terlupakan/tidak terbawa. Selain itu,  ada baiknya untuk mempersiapkan rangkaian yang akan digunakan ini dilakukan demi mengefisienkan waktu agar saat di atas kapal anda hanya tinggal memancing saja.
Bagi penyelenggara trip sebisa mungkin anda harus bersikap adil dalam pengadaaan logistik dan penggunaan kapal yang akan digunakan. Maksudnya adalah jangan berpihak pada tim tertentu. Pembagian kapal dan logistik harus adil sehingga para peserta tidak cemburu atau iri dengan peserta lainnya.
Masih berkenaan dengan kapal, dari pengamatan Mancing Mania (MM), banyak pula dari peserta trip yang ingin menggunakan kapal yang bagus dan besar. Untuk itu pilihlah kapal yang memiliki ukuran yang sama. Selain itu, tegaslah apabila sudah ada pembagian kapal peserta jangan ada yang berpindah-pindah kapal.
Masalah dalam pengadaan kapal yang digunakan sebenarnya banyak sekali, atas dasar itulah MM mencoba mengadirkan tips & trik ini. Selain permasalahan di atas maiah terdapat lagi tips untuk memilih kapal yang akan anda pergunakan untuk mengadakan trip.
Misalnya, pilihlah kapal yang memang sudah memiliki reputasi bagus di mata para pemancing. Jangan pernah mencoba-coba menggunakan kapal yang memang bukan diperuntukan untuk memancing. Kalau bisa masing-masing kapal yang akan anda gunakan dilengkapi dengan fish finder dan global positioning system (GPS). ndi
Baca selengkapnya »

iklan

Rabu, 24 November 2010
0 komentar

Bedah Piranti

Baca selengkapnya »

Kasting Ikan Bawal Air Tawar

0 komentar



Teknik memancing ikan dengan cara kasting, bagi sebagian banyak mania mancing memiliki daya tarik tersendiri saat melempar umpan buatan, retrieve atau cara menggulung senar agar umpan terlihat “hidup” untuk menarik perhatian, saat ikan menyambar umpan, fight, hingga mengkanvaskan ikan tangkapan.

Banyak kolam pemancingan dengan jenis ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) yang bisa para mania jumpai di beberapa lokasi pemancingan. Popularitas ikan ini terbilang cukup tenar. Hal tersebut dikarenakan bawal air tawar tergolong salah satu jenis ikan predator yang rakus serta tidak memilih dalam hal makanan.
Dikarenakan bawal air tawar yang merupakan jenis ikan omnivora (pemakan segala) yang membuat pertumbuhan ikan ini tergolong cepat serta memiliki daya tahan yang kuat dibandingkan dengan jenis ikan lainnya yang rentan penyakit sehingga ikan ini dijadikan salah satu jenis ikan yang dipancing dengan menggunakan teknik kasting.
Kemudahan dalam menemukan lokasi mancing ikan bawal yang kini banyak merebak diberbagai daerah pemancingan menjadi salah satu alasan bagi para kastinger untuk memancing ikan ini, demikian halnya bagi para mania lainnya yang ingin mencoba dan menjajal mancing teknik kasting/ casting.

Kasting Bawal
Memancing dengan teknik kasting di kolam pemancingan yang menggunakan umpan buatan/ artificial lure demi mengecoh ikan sasaran merupakan teknik yang belum banyak lazim dimengerti banyak mania dibanding dengan cara mancing tradisional. Sedikit atau bahkan tidak ada pemancing yang datang ke kolam pemancingan untuk memancing dengan teknik ini.
Seperti halnya kolam pemancingan, area kolam umumnya memiliki kedalaman air yang lebih dalam di bagian tengah. Spot inilah yang banyak dicari para mania karena dipercaya ikan-ikan berkumpul di spot tersebut.
Perhatikan kondisi permukaan air kolam sebelum memulai kasting. Apabila ditemukan banyak tenggakan ikan berarti banyak ikan yang berenang di permukaan air dan para mania bisa menggunakan umpan lure/ minnow jenis mengambang/ floating atau agak menyelam/ shallow.
Namun jika tidak ditemui atau sedikit tenggakan ikan, para mania mungkin perlu memasang jenis umpan lure dengan tipe berenang di dalam air serta mendekati permukaan dasar kolam/ sinking jenis deep diver minnow atau juga jenis umpan spoon. Hal tersebut dilakukan agar umpan dapat dengan mudah mendekati atau bahkan menjangkau area spot kumpulan ikan sasaran.
Pilih dan gunakan umpan lure, minnow atau spoon berukuran 3 hingga 7 cm. Jangan ragu untuk memiliki berbagai banyak macam jenis corak warna lure yang bisa digunakan untuk menarik perhatian ikan. Perhatikan pancing yang digunakan, gunakan jenis pancing kelas terbaik seperti pancing tunggal/ single hook, pancing ganda/ double hook dan pancing cabang tiga/ treble hook pada lure, minnow atau spoon.
Hal ini dilakukan agar pada saat strike dengan ikan yang memiliki tenaga yang cukup lumayan kuat ini tidak dapat membuat rusak pancing. Pancing yang memiliki kualitas rendah akan membuat pancing mengkang atau terbuka lurus sehingga dapat membuat ikan berhasil meloloskan diri.
Untuk memancing kasting ikan bawal air tawar para mania cukup membutuhkan piranti mancing kelas ringan yang disesuaikan dengan area mancingnya. Joran yang digunakan cukup menggunakan tipe joran berkekuatan 16 hingga 20 lbs dengan panjang joran 165 atau 180 cm.
Padukan ril/ penggulung senar cukup berukuran 1000 atau 2000 dengan tali senar cukup jenis monofilamen berkekuatan 10 – 16 lbs yang para mania bisa gunakan lider (atau tidak sudah cukup) di ujung senar dengan ukuran hingga 20 lbs demi menahan gigitan tajam serta fight dengan bawal.
Lempar/ cast umpan buatan ke spot dimana diperkirakan adanya ikan atau bisa juga melewati area spot namun sesuaikan dengan kondisi kolam pemancingan. Bagi para mania pemula, lemparlah umpan ke titik yang tak terlalu jauh sekalian membangun tingkat akurasi lemparan.
Pada saat umpan masuk ke dalam air, gunakan cara me-retrieve senar. Jika para mania menggunakan umpan buatan jenis lure/ minnow, putar atau gulung senar secara perlahan agar gerakan umpan terlihat seperti sungguhan dan bisa menarik perhatian ika sasaran. Sedangkan penggunaan umpan spoon, para mania hendaknya bisa mempertahankan kecepatan gerak spoon yang digulung agar umpan tidak mencapai dasar kolam dan bisa menyangkut.
Lakukan kegiatan tersebut berulang-ulang serta pilih dan lempar umpan di beberapa spot lainnya yang diperkirakan berpotensi akan strike. Konsentrasikan pada pegangan piranti para mania agar apabila terjadi sambaran umpan piranti tersebut tidak terlepas atau bahkan masuk ke dalam kolam.
Ikan bawal yang merespon dan menyambar umpan akan terasa cepat dari yang dibayangkan. Atau bahkan apabila terasa ada sambaran namun belum hook up/ tersngakut pancing dengan sempurna, pada penggunaan lure/ minnow para mania bisa menghentikan putaran sejenak agar ikan bisa kembali menyambar umpan.
Bawal yang ter-hook up sempurna akan berusaha melepaskan diri berontak dengan kekuatannya yang pada saat itulah para mania menikmati perlawanan/ fight dengan ikan yang terpancing. Atur drag/ rem pada ril agar tidak dalam kondisi terlalu kendur sehingga ikan tidak dengan mudah membawa lari umpan dengan uluran senar panjang yang malahan bisa membuat sangkutan disana-sini.
Selanjutnya, giliran para mania mengeksekusi hingga mengkanvaskan ikan yang terpancing dengan menggunakan umpan buatan tersebut. Memancing dengan teknik kasting pada intinya adalah mengatur kecepatan menggulung/ retrieve senar agar umpan buatan yang digunakan terlihat realistis dan bisa menarik perhatian ikan-ikan agresif, selamat memancing kasting!
Baca selengkapnya »

Mancing Trolling Tuna Tips & Trick

0 komentar


altTuna merupakan salah satu jenis ikan yang berkelompok dan selalu berenang secara bersamaan dengan memiliki bobot ikan yang bervariasi. Memperoleh hasil tangkapan tuna inilah yang dapat membuat para mania mencoba mencari sensasi tersendiri.
Bagi para mania mancing kawakan, memancing tuna dengan teknik trolling ternyata masih dapat menghasilkan tangkapan yang kali ini akan diuraikan beberapa trik mancing tuna dengan teknik trolling.
Teknik mancing trolling dengan menggunakan umpan buatan/ lure trolling, dimana suatu teknik memancing dengan cara membentangkan umpan buatan di ujung tali senar yang ditarik dengan perahu berjalan dimaksudkan demi menarik perhatian ikan sasaran dengan kecepatan berjalan perahu yang konstan pada 7 – 10 knot.
Beberapa corak warna yang bisa digunakan pada lure/ umpan buatan pilihan para mania, seperti warna hijau gelap, hitam, ungu, kuning, merah dan hot pink/ merah muda. Penggunaan umpan lure ini dengan cara mengkombinasikan warna-warna umpan tersebut demi mencari ikan sasaran.
Teknik lainnya yang juga dapat digunakan dengan menggunakan teknik trolling adalah dengan cara menggunakan umpan hidup/ live bait dan juga menggunakan umpan mati/ death lure. Dengan mengkombinasikan dua jenis umpan ini pun juga dapat memberikan respon positif dengan hasil yang baik.
Umpan hidup dan juga umpan mati yang digunakan seperti ikan ekor kuning serta meckarel ternyata cukup handal menarik perhatian tuna yang cara penggunaannya adalah dengan teknik trolling sejauh 40 – 50 meter dan mengapungkannya dalam 2 (dua) ujung tali senar serta posisikan umpan di kedalaman 8 – 10 meter di bawah permukaan air.
Memancing tuna dengan menggunakan teknik trolling ternyata memiliki sensasi tersendiri bagi para mania yang berburu jenis ikan tersebut yang dikarenakan tuna memiliki tenaga yang dahsyat saat bertarung terlebih dengan beberapa jenis tuna seperti tuna sirip kuning maupun biru dan juga berbobot besar
Baca selengkapnya »

Teknik Penangkapan Ikan (1)

0 komentar




Bubu Perangkap Ikan

Mulai edisi ini akan dibahas secara berseri, beragam cara menangkap ikan. Sebagai pemancing, kita perlu mengetahui berbagai cara menangkap ikan, sehingga menambah khazanah ilmu, karena tanpa kita sadari memancing pun merupakan bagian dari teknik menangkap ikan.

carp-lagi.jpgBubu sebenarnya termasuk trap atau alat perangkap ikan yang dipasang secara tetap di dalam air untuk jangka waktu tertentu yang memudahkan ikan masuk dan mempersulit ikan keluar. Alat ini biasanya dibuat dari bahan alami seperti bambu, kayu dan yang modern telah menggunakan kawat atau bahan buatan seperti jaring/jala.
Terdapat beberapa jenis alat tangkap yaitu bubu dasar, bubu hanyut, sero, bagan dan jermal.

A. Bubu Dasar
Bubu ini dibuat dari bahan bambu, rotan dan kawat. Bentuknya bermacam-macam ada yang silinder, setengah lingkaran, empat persegi panjang, segitiga memanjang dll.  Dalam operasinya ada yang memakai umpan ada yang tidak. Biasanya terdapat 3 bagian bubu dasar yaitu bagian badan atau tubuh bubu. Terbuat dari bambu dan dilengkapi dengan pemberat untuk menenggelamkan bubu ke dasar perairan.
Bagian kedua adalah bagian lubang tempat mengeluarkan hasil tangkapan yang terletak pada bagian sisi bawah bubu. Posisinya terletak di belakang mulut bubu.  Sedangkan mulut bubu berfungsi untuk masuknya ikan, posisinya terletak di depan badan bubu. Semakin ke dalam, semakin kecil diameter lubangnya.
Sebelum bubu dimasukkan ke perairan, maka ditentukan dulu daerah yang diperkirakan banyak terdapat ikan dasar, biasanya di daerah yang banyak terumbu karangnya. Setelah dianggap posisinya sudah baik, maka pemasangan dilakukan  dan 1-3 hari kemudian bubu diangkat untuk mengambil ikan-ikan yang terjebak.




Gb.1. Bubu dasar tradisional dari Indonesia




Gb2. Bubu modern dari bahan kawat anti karat





Gb.3. Penggunaan bubu dasar pada kapal-kapal modern


Gb.4. Bubu untuk menangkap lobster (dok: Istimewa)


B. Bubu Hanyut
Bubu ini pada dasarnya sama dengan bubu dasar, tapi lebih dikhususkan untuk menangkap ikan terbang dan pada bagian luar bubu diberikan untaian daun kelapa untuk menarik perhatian ikan terbang. Alat ini disebut dengan ‘Patorani” di sekitar perairan pantai Barat Sulawesi Selatan. Alat ini dioperasikan pada musim pemijahan ikan terbang yaitu pada musim timur, sehingga hanya diopersikan pada waktu-waktu tertentu saja.
Karena dimaksudkan untuk menangkap ikan terbang, maka bubu tidak diberi pemberat, sehingga  hanya ditali dengan perahu. Akibatnya bubu akan hanyut sesuai dengan arah perahu.
Ikan terbang yang akan memijah, biasanya meletakkan telur-telurnya di daun kelapa, kemudian akan masuk ke dalam bubu. Cara ini sebenarnya kurang ramah lingkungan, karena telur-telur yang sedianya akan melanjutkan generasi ikan terbang di perairan jadi terhambat. Tetapi karena harga telur ikan terbang semakin lama semakin mahal, maka nelayan tetap saja melakukan aktifitas ini.

C. Sero ( Guilding Barrier)
Adalah perangkap ikan yang dipasang secara permanen di dalam air yang terdiri dari susunan pagar-pagar yang akan menuntun ikan menuju perangkap.  Alat ini biasanya terdiri dari kayu, bambu dan jaring.  Terdapat 2 bagian sero yaitu bagian penaju (leading net) yang berfungi menggiring ikan untuk berenang menuju daerah jebakan (trap area) saat pasang naik. 
Trap area berada di daerah yang lebih dalam, sehingga alat ini sangat cocok digunakan di daerah yang landai yang sedikit miring di pinggir pantai. Pengambilan ikan dilakukan saat surut, karena banyak ikan yang terjebak di trap area.
Di Eropa Barat, banyak digunakan dan jaringnya dibuat dari bahan multifilament (kalau ditempat kita sekarang biasa disebut benang PE atau Braided untuk senar poping) yang disebut fyke net. Sero ini di Perancis biasa digunakan untuk menjebak ikan sidat.



Gb. 4.  Sero


Gb.5. Modifikasi sero (guilding barrier)

D.  Bagan
Bagan merupakan salah satu jaring angkat yang dioperasikan di peraiaran pantai pada malam hari dengan menggunakan cahaya lampu sebagai penarik ikan. Bagan di Indonesia telah dimulai sekitar tahun 1950-an dan sekarang telah banyak mengalami perubahan.
Awalnya digunakan nelayan-nelayan Bugis dan Makasar, kemudian nelayan daerah tersebut membawanaya kemana-mana dan akhirnya hampir dikenal di seluruh Indonesia.


Gb. 6. Bagan

Cara penggunaan jala bagan adalah menurunkan jala dan memasang  lampu pada bulan gelap. Setiap 4 jam jala diangkat. Penarikan dilakukan dengan memutar roller, sehingga jala akat terangkat ke atas. Setelah jala terangkat, maka pengambilan ikan dilakukan dengan  menggunakan jala tangan  (scoop net).

E. Jermal
Jermal adalah perangkap ikan yang terbuat dari jaring, sama dengan bagan, hanya saja bentuk jaringnya adalah katong dan dipasang semi permanent menentang arus air (pasang-surut). Alat tangkap ikan ini biasanya digunakan untuk memanfaatkan ikan-ikan yang mengikuti arus.
Baca selengkapnya »

Faktor Cuaca Pada Saat Mancing Laut

0 komentar





Tidak setiap pemancingan ikan di laut selalu berhasil dengan baik. Saat memancing ikan dilaut, faktor cuaca atau faktor alam sangat berpengaruh pada hasil tangkapan. Faktor cuaca biasanya tergantung dari bermacam faktor.

Faktor cuaca di atas permukaan laut
Matahari dan Bulan
Terik tidaknya matahari pada siang hari kadang mempengaruhi kegiatan ikan. Memancing yang baik adalah saat menjelang pagi atau subuh, dimana secara biologis ikan baru keluar dari tidurnya dan mencari makan. Diteruskan hingga siang hari teriknya matahari yang terus bersinar tanpa adanya mendung dan gelap.
Sedangkan di malam hari berpengaruh kepada ada atau tidaknya bulan. Pada malam hari memancing ikan yang baik adalah pada saat tidak ada bulan atau dengan kata lain pada saat tidak ada sinar. Karena air laut itu mengandung garam maka jika ada sinar bulan pada malam hari akan menyebabkan senar pancing yang ada di dalam air laut akan terlihat seperti menyala, itu diakibatkan karena adanya sinar atau cahaya dari atas permukaan air. Tetapi untuk memancing cumi-cumi atau udang lebih sering dilakukan pada malam hari justru disaat ada bulan adalah saat yang paling baik, karena hewan-hewan ini sangat tertarik kepada cahaya yang menyebabkan mereka mengumpul di permukaan laut disaat ada bulan. Itu sebabnya mengapa nelayan pada malam hari menggunakan lampu atau petromak untuk mencari ikan kecil, udang dan cumi-cumi.

Angin, Ombak dan Awan
Kecepatan angin juga mempengaruhi kegiatan ikan, karena besar tidaknya ombak adalah akibat dari tiupan angin. Dari tiupan angin akan mengakibatkan adanya ombak dan juga bisa berpengaruh kepada ada atau tidaknya awan. Jika memancing di tengah teluk yang curam disaat ombak besar ikan-ikan yang lebih kecil biasanya akan menuju ke teluk yang mengakibatkan ikan-ikan besar juga ikut ke dalam teluk untuk mencari mangsa.
Aliran angin juga tergantung dari cuaca dan musim. Jika mendung dan matahari terhalang atau redup, ikan laut juga biasanya akan berenang dan berada lebih kedalam air atau bahkan ke dasar laut. Disaat hujan atau musim hujan, ikan laut cenderung lebih sedikit karena salinitas air laut atau kadar garam pada air laut berkurang yang disebabkan oleh banyaknya air tawar yang terbuang ke permukaan laut juga ditambah oleh aliran muara sungai tempat air tawar terbuang ke tengah laut dan mengakibatkan ikan menuju ke tengah laut, ke dasar laut atau bersembunyi dikarang. Sedangkan jika hujan terjadi di tengah laut dan hanya sebentar apalagi ketika hujan baru reda kadang ikan akan bertambah lapar dan agresif.

Faktor Cuaca di dalam air laut
Suhu air laut
Suhu air laut sangat berpengaruh pada ikan, jika terlampau panas ikan akan lebih ke dalam laut atau ke tengah laut untuk mencari suhu yang lebih dingin, tetapi pada suhu yang agak tinggi ikan akan lebih agresif dalam mencari makan. Sedangkan jika suhu air laut terlampau dingin, ikan akan kurang dalam selera makan dan kurang begitu agresif. Suhu air laut daerah tropis berkisar antara 26 - 35 derajat celcius sedangkan pada daerah kutub bisa mendekati nol derajat celcius.

Arus air laut
Arus air dipengaruhi oleh keadaaan laut sekitarnya. Banyak kejadian pada saat situasi angin lemah, arus air bisa kencang atau pada saat angin kencang arus air dalam laut justru lemah. Jadi arus air tidak dipengaruhi oleh angin.
Jika arus air laut kencang dapat terlihat pada mancing dasar oleh miringnya senar pancing ketika timah pemberat umpan pancing dan mata kail sudah menyentuh dasar laut. Kadang mata kail dapat bergeser sangat jauh atau bahkan tidak dapat menyentuh dasar laut. Keadaan seperti ini dapat diatasi dengan memberi pemberat yang lebih besar. Seperti layaknya udara, air laut bergerak dari yang bersuhu dingin menuju ke suhu yang lebih hangat. Pada daerah pertemuan kedua arus inilah biasanya ikan banyak berkumpul.

Kejernihan air laut
Faktor kejernihan atau kekeruhan air laut juga patut diperhitungkan. Kadang kekeruhan air yang buruk atau banyaknya sampah dapat menyebabkan ikan berkurang. Saat yang lebih baik adalah pada keadaan laut sekitarnya bening dan berwarna biru terang dan matahari bersinar terik. Kadang perbedaan warna laut bisa diakibatkan oleh sinar matahari yang redup atau terhalang oleh mendung, hal ini dapat menyebabkan air laut terlihat keruh.
Baca selengkapnya »

Musim Mancing di Perairan Umum

0 komentar



Bagaimana mengetahui pengaruh musim yang tepat bagi aktifitas memancing di danau, waduk, rawa dan perairan umum lainnya?

Dalam glosari perikanan, dikenal istilah perairan umum, yaitu suatu ekosistem perairan berupa danau, rawa, waduk dan sungai. Istilah perairan umum ini untuk membedakan dengan perairan laut, karena selama ini para mania mancing menyebut mancing di perairan umum dengan nama mancing darat, suatu “salah kaprah” yang sudah lama terjadi, bagaimana bisa mancing kok di darat?, bukan di air. 
Jadi nilai pentingnya adalah ekosistem dimana airnya tidak mengandung garam sama sekali. Ilmu yang mempelajari ekosistem perairan umum adalah limnologi.  Berikut ini adalah sebagian kecil ilmu limnologi tentang perubahan musim dan pengaruhnya bagi aktifitas memancing.
ekosistem-ed125.jpg

Musim Kemarau

Di danau ataupun rawa pasti terjadi proses turnover atau proses dimana lapisan air di danau berpindah, lapisan atas turun ke bawah dan lapisan air di bawah naik ke atas. Proses ini selalu terjadi karena perubahan musim, dimana musim penghujan dan musim kemarau menyebabkan perbedaan suhu air danau.
Musim kemarau yang panas menyebabkan lapisan atas air danau menjadi hangat. Lapisan bawah dingin dan miskin oksigen. Karena ikan membutuhkan oksigen terlarut yang tinggi di air, maka ikan akan berada di tengah atau sebagian di permukaan air  danau. Di daerah tengah ini disebut sebagai termo cline.

Musim Hujan

Sebaliknya saat musim hujan, air di permukaan cenderung dingin sehingga  lebih banyak oksigen terlarut di air dibanding di dasar danau yang hangat. Ikan cenderung banyak berada di permukaan dibanding  di dasar danau.






Gb.2. Musim hujan, ikan cenderung berada di permukaan danau

Suhu Air
Masing-masing jenis ikan mempunyai perbedaan kapasitas hidup pada suhu yang beragam untuk dapat hidup.  Meskipun kadangkala ikan tidak dapat menemukan suhu yang tepat untuk mereka hidup, tetapi biasanya ikan dapat ditemukan pada rentang suhu yang dapat ditoleransi untuk hidupnya.
Dengan mengkombinasikan pengetahuan tentang suhu air danau, maka para pemancing dapat memprediksikan ikan terdapat dibadan air bagian  atas  atau bawah pada musim kemarau maupun musim penghujan berdasarkan pencerahan di atas.
Ikan yang suka pada air hangat akan berada di permukaan saat musim kemarau dan di dasar saat musim penghujan. Demikian pula sebaliknya untuk ikan yang suka pada air yang agak dingin.


Gb.3. Secara umum, saat musim kemarau, ikan cenderung berada di lapisan air bagian bawah.

Suhu air yang terlalu panas membuat ikan yang berada di danau, rawa dan waduk akan berhenti mencari makan, energi mereka hanya digunakan untuk menstabilkan metabolisme tubuh. Ikan tidak seperti mamalia yang berdarah panas, tetapi termasuk berdarah dingin, artinya mereka tidak dapat mempertahankan suhu tubuh pada kondisi konstan bila suhu di luar terlalu digin atau panas.  Sehingga pada musim panas di siang hari tentu nafsu makan ikan akan turun, sehingga mancing yang baik adalah pada pagi dan sore hari.


Suhu air yang ekstrim akan mempengaruhi metabolisme tubuh ikan sehingga akan mempegaruhi juga kerja fungsi-fungsi organ. Suhu sekitar perairan yang terlalu panas atau terlalu dingin akan menurunkan kandungan oksigen terlarut di air sehingga membuat ikan menjadi tidak aktif. Pernahkah suatu saat anda mancing dan  melihat banyak ikan di suatu spot tetapi tidak ada satu ikanpun yang makan umpan yang kita berikan? , itu berarti energi yang ada hanya digunakan untuk menstabilkan diri karena suhu air terlalu dingin atau terlalu panas.

Sinar Matahari

Sinar matahari tentu menyebabkan suhu air danau atau rawa menjadi lebih hangat, seperti pencerahan di atas. Pada waktu pagi hari sinar matahari mulai menghangatkan air danau, menciptakan kondisi air lebih hangat sehingga menarik ikan untuk melakukan aktifitas feeding (mencari makan). Dasar danau atau rawa yang berwarna gelap dan belumpur lebih cepat menghangatkan air dibanding dasar danau yang berwarna cerah, misalnya pasir putih atau struktur dasar berupa batu gamping/kapur.
Semakin hangat atau panas menjelang siang , maka ikan akan turun ke posisi air yang lebih dingin. Hal ini yang menerangkan mengapa saat pagi ikan terlihat banyak sekali, kemudian menjelang siang tidak terlihat lagi atau sepi dari gerombolan ikan.

Angin

Angin sangat berpengaruh bagi kesuksesan pemancing di danau/ waduk.  Angin membawa partikel-partikel hara atau plankton ke suatu daerah dimana angin bertiup. Jadi saat ada angin dan anda sedang memancing di pinggir danau, maka biasanya ikan-ikan kecil juga pergi bersama angin karena mengejar plankton dan zat hara (nutrisi), demikian pula ikan besar mengikuti juga pergerakan ikan-ikan kecil.


Gb.4. Angin menyebabkan ikan mengikuti arah angin

Bila arah angin ke arah darat maka carilah pinggir danau berupa tanjung (daratan yang menjorok ke danau)  dan mancinglah di ujung tanjung seperti pada gambar di bawah ini. Karena banyak ikan yang menunggu nutrisi di depan tanjung.






Gb. 5. Saat angin ke arah darat, ikan menunggu nutrisi di ujung tanjung

Badai, Hujan dan Langit Berawan
Kadangkala saat kita asyik mancing di danau, seringkali kita mendapati tiba-tiba mendung dan hujan bahkan sering ada badai dan kilat. Bagaimana kondisi ini untuk memancing?. Badai dan perubahan cuaca seringkali mempengaruhi kesuksesan memancing, kadang hasilnya buruk, kadang sebaliknya.
Awan yang datang dengan tiba-tiba  tentu menyebabkan sinar matahari yang menyinari  permukaan air jadi terhalang. Hal ini berakibat ikan lebih agresif dalam mencari makan, sehingga memancing saat awan datang tentu lebih baik hasilnya dibanding saat terang benderang di siang atau sore hari.
Hujan ringan atau gerimis adalah waktu yang baik untuk memancing di perairan umum, karena menyembunyikan bayangan pemancing ataupun perahu pemancing, selain itu air hujan juga mencuci aroma tangan pemancing yang terdapat di umpan yang tentu dihindari oleh ikan.


Gb.6. Hujan gerimis menyebabkan ikan banyak berada di permukaan air

Tetapi saat hujan deras merupakan waktu yang kurang tepat untuk memancing karena  hujan deras membuat air menjadi keruh  sehingga lebih sulit bagi ikan untuk menemukan umpan anda. Demikian juga air banjir (keruh) biasanya menyebabkan insang ikan menjadi tertutup lumpur, sehingga sensitifitas dalam mencari makan menjadi sedikit



terganggu. Selain hujan lebat tentu kurang mendukung untuk keselamatan pemancing itu sendiri baik oleh ancaman banjir atau kilatan halilintar.
Jadi saat hujan lebat disertai badai, sebaiknya pulang saja dan mancing di lain waktu, karena keselamatan adalah yang pertama bagi kita..setuju
Baca selengkapnya »

Atasi Banjir, Bangun Pemancingan

Senin, 15 November 2010
0 komentar
Jakarta - Banjir berulang kali menghantam Jakarta. Pemerintah pun bingung mencari solusi. Akhirnya Wapres Jusuf Kalla angkat bicara, mengusulkan kolam pemancingan sebagai cara mengatasi banjir. "Saya bilang pada Gubernur DKI Jakarta dan Menteri PU, pokoknya semua real estate diwajibkan bikin taman mancing," kata Wapres usai menerima kunjungan kehormatan Presiden Presidium Konfederasi Swiss Micheline Calmy-Rey di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/2/2007). Wapres menjelaskan, di era kolonial Belanda, sepanjang Bogor sampai Jakarta terdapat hampir 1.000 situ (danau). Di Jakarta, kurang lebih terdapat 200-an situ. Saat ini, menurut Wapres, hampir semua situ itu hilang jadi perumahan. "Dulu mulai dari Pluit itu, situ-situ besar semua. Terus di Kelapa Gading, Jalan Sudirman di belakang Polda Metro Jaya, di Kebon Jeruk, juga di sepanjang Bogor," cerita Wapres. Lalu mengapa kolam pemancingan yang dibangun, bukannya situ? "Itu kalau (real estate itu) tidak mau bikin situ, bikin taman mancing saja," kata Jusuf Kalla. Pemerintah berencana mengembalikan fungsi 200-an situ kembali seperti semula. Situ-situ akan dibangun di sepanjang Jakarta dan Bogor. Terdapat 2 kelebihan membangun situ. Pertama, membangun situ sebagai pengendali banjir lebih murah biaya daripada membangun sistem pengendali banjir lainnya. "Konsep yang diterapkan, pemerintah beli tanah saja. Pusat dan daerah beli lahan 2-3 hektar, gali 3 meter, jadikan taman mancing. Kan sederhana saja," kata Jusuf Kalla. Kedua, situ memiliki fungsi sosial dan rekreasi bagi masyarakat. Jusuf Kalla mencontohkan Situ Lembang di kawasan Menteng yang juga berfungsi sebagai tempat rekreasi. Wapres akan membahas usulannya tersebut dalam rapat koordinasi penanggulangan banjir dengan Gubernur DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten serta beberapa kepala daerah tingkat II terkait. Untuk melengkapi usulannya, Jusuf Kalla juga akan meninjau kawasan Bogor hingga Jakarta Utara melalui udara.
Baca selengkapnya »

Ditemukan Ikan Berkepala Naga

0 komentar
 

Foto: The Cairns Post
 
Sydney - Seekor ikan pemangsa ditemukan di Papua Nugini. Ikan yang diberi nama 'fishzilla' ini mampu hidup di darat dan bahkan bisa memanjat pohon. Uniknya, ikan ini memiliki kepala mirip naga, lengkap dengan mata lebar dan taring runcing.

Dikutip news.com.au dari Cairns Post, Jumat (9/4/2010), ikan jenis gabus tersebut bahkan doyan minum darah dan bisa memiliki panjang hingga satu meter.

Direktur Pusat Penelitian Air Tawar Australia Damien Burrows mengatakan bahwa ikan ini bisa menjadi ancaman besar bagi satwa liar asli Australia.

"Ada sejumlah ikan yang sekarang di pantai selatan Papua Nugini, berbatasan langsung dengan Saibai Pulau dan Selat Torres," kata Burrows.

Dikhawatirkan, ikan jenis tersebut bisa sampai tiba di kawasan Australia dan memangsa ikan-ikan setempat.

Ikan tersebut bisa hidup dalam kondisi lingkungan yang buruk, dibantu oleh kemampuan mereka untuk menghirup udara dan bisa melakukan perjalanan darat. Ikan buas ini seperti ikan pada umumnya memiliki sirip dada. Hebatnya, ikan ini bisa memanjat pohon.

Baca selengkapnya »

Ponsel Bantu Pehobi Mancing

0 komentar
Cari Lokasi dan Kedalaman
 
Ni Ketut Susrini - detikinet



Ponsel untuk Mancing (AFP)
 
Seoul - Selain pancing dan umpan, pemancing kini punya alat bantu berupa ponsel. Dengan bantuan ponsel, kita bisa tahu di mana ikan-ikan berkumpul. Ponsel bisa jadi alat bantu memancing dengan menambahkan alat khusus berupa transmiter ultrasonik. Alat berbentuk peluit tersebut salah satu ujungnya dibenamkan di ponsel, sementara ujung lainnya di tali pancing. Di layar ponsel, pemancing bisa mengetahui lokasi ikan, kedalaman, dan suhu air. Layanan tersebut segera bisa dinikmati para pengguna ponsel di Korea Selatan. Operator telekomunikasi setempat, SK Telecom, baru saja mengenalkannya sebagai upaya memenangkan persaingan. "Layanan ini butuh perangkat tambahan seharga 120.000 won (sekitar Rp 1,1 juta)," kata juru bicara SK Telecom, Lee Kyo-Hyuk, seperti dikutip detikINET dari AFP, Kamis (24/5/2007). Di Korea Selatan, penetrasi ponsel sudah sangat tinggi sehingga memicu operator-operator telekomunikasi untuk merilis produk dan layanan dengan seatraktif mungkin. Sebelumnya, di tahun 2004 SK Telecom menjadi operator pertama yang mengenalkan layanan yang memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mengusir nyamuk. Sekarang semua operator setempat memiliki layanan yang sama. "Layanan pengusir nyamuk membantu kami mendatangkan 10.000 pelanggan baru setiap tahunnya," kata Lee.
Baca selengkapnya »

Teknik Mancing di Laut Dengan Menggunakan Pelampung

0 komentar
Cara mancing laut berpelampung lebih sederhana dibanding mancing dasaran. Teknik ini dilakukan untuk menghindari dari tersangkutnya umpan dari karang atau objek lain di dasar laut.

Gunakan joran berukuran panjang lebih dari dua meter dan bahkan lebih agar bisa melempar umpan jauh ke tengah saat mancing dari pinggir laut dan di atas karang. Dan gunakan joran yang berukuran panjang cukup agar lebih leluasa melempar umpan dari tengah laut di atas kapal/perahu mancing.

Pilih ril yang mampung senar sepanjang 200 hingga 300 meter dengan senar berdiameter 4 lbs hingga 20 lbs (sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokasi) sepanjang kira-kira 1 hingga 2 meter.

Berbagai macam umpan yang bisa digunakan untuk mancing berpelampung, mulai dari udang hidup/mati, ikan hidup/mati, cumi mati/potongan penuh bahkan hingga ikan mati/potongan. Lempar ikan ke tengah laut dan biarkan ikan mengambang terbawa arus (gunakan light stick pada saat mancing malam hari untuk mengetahui posisi pelampung).

Ulur umpan berpancing secukupnya dan stel drag ril dengan ukuran sangat ringan, hal tersebut dilakukan agar pada saat ikan menyambar umpan, ikan tidak curiga. Apabila umpan tadi disambar ikan, maka ril akan berderit kencang dan spol berputar dengan senar yang mengulur keluar.

Biarkan hal tersebut hingga ikan berhenti menarik untuk menelan umpan, barulah kemudian kencangkan setelan drag ukuran sedang untuk melakukan posisi strike. Nikmati perlawanan dan lumpuhkan ikan jangan sampai umpan dibawa lari ke karang atau objek pengganggu lainnya.
Baca selengkapnya »

Tak Perlu Operasi Lagi, Pedrosa Cuma Butuh Istirahat

0 komentar


Getty Images
Barcelona - Kabar baik untuk Dani Pedrosa. Ia tak mesti dioperasi lagi dan cuma perlu istirahat total empat pekan untuk pulih total dari cedera selangka yang membelitnya sejak GP Jepang.

Pada awalnya, Pedrosa dikhawatirkan mesti menjalani operasi lanjutan untuk menyembuhkan cedera yang membuatnya absen di sejumlah seri musim 2010, sekaligus memupus kansnya meraih gelar juara dunia.

Sekembalinya ke atas motor di seri-seri akhir musim, Pedrosa mengeluhkan bahu kirinya dan setelah turut serta dalam tes di Valencia, ia pun menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Universitas Dexeus di Barcelona.

"Ia akan butuh periode empat pekan untuk beristirahat total dengan fisioterapis dan perawatan anti radang," jelas Dr Xavier Mir di MCN.

Pedrosa sendiri jelas lega dengan informasi tersebut setelah sebelumnya operasi lanjutan dikhawatirkan harus menjadi pilihan.

"Kini semuanya sudah jelas dan lega benar setelah tahu bahwa tulang selangkanya tidak apa-apa, dan aku tak perlu lagi dioperasi karena akan butuh waktu lebih lama untuk pulih."

"Aku harap dalam empat pekan ini radangnya berkurang, dan aku akan bisa segera memulai proses pemulihan dan berlatih lagi di pertengahan Desember," harap Pedrosa.
Baca selengkapnya »

Asian Games XVI Indonesia Tambah Perunggu

0 komentar

Guangzhou - Belum ada medali emas didapat kontingen Indonesia memasuki hari ketiga Asian Games 2010. Satu medali yang menambah perolehan tim Indonesia di hari Senin (15/11/2010) ini adalah perunggu dari cabang angkat besi.

Perunggu keenam untuk kontingen Indonesia datang dari Triyatno. Dalam laga final kelas 69 kg putra, atlet 23 tahun itu cuma bisa duduk di posisi tiga.

Total angkatan yang dibuat Triyatno dalam pertandingan final yang dilangsungkan di Dongguan Gymnasium adalah 321 kg. Untuk angkatan snatch dia membukukan 143 kg, sementara untuk clean and jerk angkatan terbaiknya adalah 178 kg.

Medali emas dari nomor ini menjadi milik lifter Korea Utara, Kum Sok Kim dengan total angkatan 324 kg. Sementara medali perak diraih wakil Iran Morteza Rezaeian setelah membuat total angkatan 324 kg.

Ini merupakan perunggu ketiga yang didapat atlet-atlet angkat besi Indonesia setelah sebelumnya mendapat medali yang sama dari Eko Yuli Irawan dan Jadi Setiadi.

Indonesia sementara masih duduk di posisi 16 klasemen perolehan medali dengan satu perak dan enam perunggu. Sementara China kokoh di posisi teratas dengan 49 emas, 18 perak dan 18 perunggu. 
Baca selengkapnya »
 

Search

IKLAN

CLOCK

MY GLOBE

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

PLEASE TRANSLATE HERE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : AFC

VISITOR

VISITOR FLAG

free counters

Total Tayangan Halaman

© 2010 AFRI COLLECTION Blog Pemancing Design by Dzignine
In Collaboration with Edde Sands • Ping • Lebanese Girls