Sabtu, 27 November 2010

Longline fishing merupakan cara memancing yang merusak ekosistem laut



longline fishing
longlining fishing
Long line secara harafiahnya adalah tali yang panjang namun pengunaan kata “line” dalam memancing memang diartikan sebagai proses memancing itu sendiri dan bukan tali. Setiap aktifitas memancing yang menggunakan tali selalu dilekatkan dengan kata line. Cara memancing longline fishing adalah menggunakan senar / tali yang panjang  sebagai tali utama dengan puluhan bahkan ratusan cabang senar atau mata pancing yang lebih pendek, disebut “snoods” dilengkapi dengan ratusan mata pancing.
Umpan yang digunakan untuk setiap mata pancing yang ada biasanya menggunakan cumi – cumi yang dipotong kecil – kecil, terutama untuk ikan sasaran bluefin tuna. Penggunaan senar utama haruslah yang besar , menggunkan senar nylon ukuran sampai 7.5 mm dengan tali cabang sekitar 0.5 mm saja. Penggunaan pemberat dapat disesuaikan dengan tingkat kedalaman target sasaran ikan. Apakah di dasar, tengah atau melayang maupun di permukaan air.
Longline fishing bisa dilakukan dengan kapal khusus karena beratnya rangkaian senar dan kail yang akan ditarik nanti. Teknik longline fishing dapat dilakukan di perairan dalam, perairan menengah maupun di permukaan. Teknik mencari ikan dengan longline fishing akan menghasilkan jenis ikan yang beraneka ragam, karena caranya yang menggunakan ratusan mata kail serta penggunaannya yang memiliki jangkauan yang lebar akan menyapu hampir setiap mahluk hidup yang berada di jalurnya. Meski tujuannya adalah mencari ikan komersil seperti ikan tuna, ikan mackarel, namun dalam sekali tarik ikan- ikan lain seperti ikan pedang, bahkan jenis hewan lain seperti kura – kura bisa saja tersangkut di mata pancingnya.
Longline fishing yang dilakukan di permukaan sering juga merusak lingkungan karena pola sapu bersihnya mampu membuat berbagai spesies di permukaan seperti burung camar pun ikut tersangkut senar atau kailnya. Tentu saja hewan – hewan tersebut bukanlah target sasaran pemancingan, dan biasanya akan langsung dibuang oleh nelayan tersebut. Penggunaan longline fishing di perairan dalam kadang – kadang juga mendapatkan jenis ikan yang dilindungi seperti lumba – lumba yang tersangkut panjangnya senar. Sesungguhnya meski cara memancing longline fishing sangat mudah dilakukan oleh nelayan, namun  penggunaannya juga merusak lingkungan terutama jika tangkapannya yang tidak sesuai dengan tujuannya sampai mati karena pemancingan tersebut.
Teknik pemancingan longline fishing sampai sekarang masih menjadi pilihan bagi para nelayan diberbagai negara, mengingat ini. cara memancing ini memang masih mudah dilakukan dan membutuhkan sumberdaya yang murah. Irit tenaga kerja dan irit bahan bakar, adalah faktor utama pemilihan Longline fishing sebagai cara untuk mencari ikan. Negara bahari seperti Indonesia, Jepang, Taiwan, Belgia juga merupakan pengguna dari memancing ini, semoga jika Longline fishing memang menjadi pilihan mencari ikan, species lain yang tertangkap seperti kura – kura dan ikan yang dilindungi dikembalikan ke habitatnya dengan selamat agar tetap estari alam laut.

Casting fishing adalah cara memancing yang paling umum di pakai di pinggir perairan.

cast fishing
cast fishing
Teknik memancing casting fishing adalah teknik memancing dengan melempar kail ke tengah perairan dengan kekuatan yang maksimal untuk mencapai jarak terjauh dari pinggir perairan. Dengan kekuatan lemparan yang dimiliki oleh pemancing, ditambah dengan panjangnya joran yang digunakan seorang pemancing dapat menjangkau lebih dari 200 m dari garis pantai/ perairan. Kekuatan teknik pancing casting fishing terletak pada ketrampilan seorang pemancing yang dengan pengalamannya menggunakan gaya lentur dari joran, ditambah dengan berat dari timbal dan mata kail yang mampu melemparkan mata kail jauh ke tengah perairan untuk menjangkau lokasi strategis ikan pancingan.
Teknik casting fishing berkembang pesat di daerah yang memiliki pantai sebagai lokasi pemancingan, dengan teknik yang benar, melempar umpan ke tengah laut dapat dilakukan sebagai cara untuk menangkap ikan yang berada di pinggir pantai. Untuk mendapatkan ikan karang yang cukup besar, seorang pemancing diharapkan mencari perairan yang cukup dalam , dimana tempat tersebut biasannya ikan karang seperti kerapu, ikan kakap atu ikan roti mau berenang. Mengingat ikan ini biasanya hanya bisa ditangkap di perairan yang cukup dalam, kekuatan si pemancing sendiri untuk melempar mata kailnya sejauh mungkin akan menjangkau ikan tersebut di perairan dalam.
Teknik casting fishing juga dapat dilakukan di perairan tawar, dimana para disungai – sungai besar, para pemancing ingin bisa meraih ikan dengan jarak yang cukup jauh, dan dibutuhkan teknik memancing ini agar bisa mendapatkan ikan di perairan dalam, ikan patin di sungai besar, ikan tawes atau bader merah di perairan deras di sungai – sungai di Indonesia menggunakan cara memancing casting sebagai cara terbaik menangkap ikan.
Sering kita melihat orang memancing baik di perairan  tawar maupun laut memancing dengan menggunakan teknik casting fishing ini sambil masuk kedalam air. Dengan cara masuk kedalam air, jangkauan mata kail akan semakin luas dan kemungkinan mendapatkan tempat terbaik lokasi ikan akan semakin besar.Dalam teknik memancing casting fishing cara ini sebaiknya anda juga memperhatikan beberapa alat keselamatan dan kenyamanan untuk memancing sehingga anda lebih leluasa saat memancing.
  1. Gunakan sepatu boat untuk menjaga kaki anda dari batu – batuan atau kerikil dan batu tajam yang berada didalam air, sebaiknya anda memakai Waders boat atau baju anti air yang tingginya sampai ke dada, sebagai alat untuk menjaga kaki anda dan badan anda yang berendam di dalam air dari serangga penyengat atau dari ikan berbahaya seperti piranha ( di Indonesia hampir tidak anda ) atau menjaga tubuh anda supaya tetap hangat saat memancing.
  2. Bawalah peralatan pancing secukupnya bersama anda di saku, peralatan pancing yang dimaksud adalah mata kail, senar, tempat ikan, umpan dan aneka peralatan kecil lain yang dibutuhkan misalnya dalam keadaan mendesak, kail anda tersangkut dan ingin menggantinya dengan yang baru, anda tidak perlu repot lagi untuk kembali ke darat sekedar untuk membetulkan mata pancing, atau mengganti umpan.
  3. Gunakan alat  pancing yang sesuai dengan kebutuhan anda, teknik casting fishing amat umum dijalankan oleh pemancing kawakan dengan menggunakan joran yang lentur serta reel atau gulungan otomatis yang dapat menarik umpan anda secara cepat. Semakin lentur sebuah joran dan ditambah pemberat yang pas akan mendapatkan jarak lemparan yang jauh, saya sendiri menggunakan cara mancing casting fishing hanya untuk lokasi perairan yang luas saja, karena kalau di kolam, atau di sungai biasanya saya menggunakan joran tipe antena sebagai senjata menangkap ikan. Dengan ukuran 3,6 m sudah menjangkau jarak yang cukup jauh kok. Karena lokasi pemancingan sungai di jawa tidak terlalu lebar, dan jika di danau ikan perairannya biasanya gampang di pancing di pinggir perairan. Selamat memancing.

2 komentar:

{ amik } at: 3 Desember 2010 22.42 mengatakan...

mantab pak tekniknya.......

{ Seng Jaya } at: 24 April 2014 20.00 mengatakan...

TQ... atas pencerahannya...!!!

Poskan Komentar

 

Search

Memuat...

IKLAN

CLOCK

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Blog Archive

PLEASE TRANSLATE HERE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : AFC

VISITOR

VISITOR FLAG

free counters

Total Tayangan Laman

© 2010 AFRI COLLECTION Blog Pemancing Design by Dzignine
In Collaboration with Edde SandsPingLebanese Girls