Jumat, 25 Maret 2011
Salam Hangat Mancing Mania...
Sebelumnya marilah kita sejenak mendoakan para korban tsunami di Mentawai dan korban letusan gunung merapi di Yogyakarta, agar mereka di tempatkan di sisi Allah SWT, karena diterima pahala dan ibadahnya. Dan juga para keluarga ataupun para pengungsi diberi ketabahan dalam menjalani bencana alam ini dan agar selalu meningkatkan amal ibadahnya.

Pada posting kali ini, saya mengangkat tema alat bantu untuk memancing. Yaitu alat penerangan pada malam hari maupun pada keadaan gelap yang disebut Senter (FlashLight).

Pada kegiatan memancing, keadaan atau daerah yang gelap merupakan suatu kendala. Yaitu kendala dalam memasang komponen - komponen alat pancing, memasang umpan, menjelajahi medan, mencabut ikan yang didapat, dan membantu dalam menentukan posisi pancing yang kita lempar. Terang saja alat yang satu ini sangat dibutuhkan dalam kegiatan memancing pada daerah yang gelap khususnya pada saat malam hari.

Pada saat sekarang ini beragam senter yang tersedia di pasaran ada yang digenggam dan ada yang melekat di kepala. Dan juga ada yang menggunakan jenis lampu pijar biasa dan ada yang menggunakan lampu jenis LED. Semua jenis itu tergantung dari pemancing membutuhkannya.

Gambar 1. Aneka ragam senter (Flashlight)

Senter yang menggunakan lampu pijar sudah sejak lama ada. Lampu pijar ini merupakan hasil dari penyaluran arus listrik melalui sebuah filamen yang kemudian memanas dan menghasilkan cahaya. Untuk mendapatkan cahaya yang lebih terang membutuhkan energi listrik yang tinggi juga, sehingga dapat dikatakan penggunaan baterai kering sebagai sumber energi listrik ini sangatlah boros, sehingga beberapa tahun belakangan ini produsen membuat lampu pijar yang bersumber energi listrik dari baterai charger. Sehingga dapat diisi ulang dan memiliki energi yang kuat.

Senter lainnya adalah senter yang menggunakan jenis lampu LED (Light-Emitting Diode). jenis lampu ini dikenal sebagai dioda cahaya yaitu suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Warna yang dihasilkan beragam, tegantung dari bahan semikonduktor yang dipakai. Pada memancing biasanya menggunakan lampu LED yang berwarna putih. LED yang menggunakan cahaya putih merupakan lapisan substrat galium nitrida (GaN) dengan fosfor kuning. Karena warna kuning merangsang penerima warna merah dan hijau di mata manusia, kombinasi warna kuning dari fosfor dan warna biru dari substrat akan memberikan kesan warna putih bagi manusia. Senter yang menggunakan lampu jenis ini memiliki dua sumber listrik yaitu dari baterai kering dan juga baterai charger. Sesuai dengan sumber energi listriknya, lampu yang menggunakan sumber energi listrik dari baterai charger lebih kuat cahaya yang dihasilkan.


Jenis senter yang beredar dipasaran pada saat ini juga sudah beragam, ada yang digenggam dan juga ada yang melekat di kepala. Saat ini lampu senter yang digunakan melekat di kepala lagi trend bagi para pemancing, karena memiliki keuntungan yaitu lebih mudah dalam pemakaiannya tanpa mengganggu kedua tangan yang sedang dipakai buat memancing. Sehingga banyak para produsen menghasilkan senter ini yang dijual di pasaran.

Gambar 3. Senter kepala (Head Flashlight)

Jadi bagi para pemancing, khususnya pemancing yang memancing dimalam hari, sepertinya membutuhkan alat bantu senter ini. Karena banyaknya produsen yang menjual dari berbagai kualitas, oleh karena itu para pemancing jangan sampai salah memilih.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Search

Memuat...

IKLAN

CLOCK

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

PLEASE TRANSLATE HERE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : AFC

VISITOR

VISITOR FLAG

free counters

Total Tayangan Laman

© 2010 AFRI COLLECTION Blog Pemancing Design by Dzignine
In Collaboration with Edde SandsPingLebanese Girls