TEKNIK CASTING LURE POPPER

Senin, 28 Maret 2011


Lure Casting

Lure Casting popper adalah salah satu teknik sport fishing yang mulai populer di Indonesia belakangan ini. Popping adalah salah satu variasi dari teknik Lure Casting yang mana menggunakan popper atau lure sebagai umpannya, makanya teknik ini disebut Casting popper / popping.

Teknik ini sangat disukai karena bisa menimbulkan sensasi yang sangat dahsyat ketika Lure disambar oleh ikan predator. Saat kita mulai lempar Lure ke arah spot / target, lalu kita mulai menggulung reel dan tiba – tiba lure kita disambar ikan wo.. wo… fish on!! Sensasi ini yang sangat membuat kita merasa dahsyat. Biasanya para maniak popping mengejar 2 target ikan besar dengan teknik ini yaitu Yellow Fin Tuna/Jabrik/Tuna Sirip Kuning/ balang kuning dan Giant Trevally/Kuwe gerong/Bubara Nanuran. Namun tidak menutup kemungkinan popper anda juga akan disambar sama ikan lain seperti Dogtooth tuna, Tenggiri, Wahoo, Kerapu, Reb Bass/Tinggara, Lemadang, Bonito,dll.

1. Reel:

popping Reel yang dipergunakan yang disarankan adalah reel dengan gear ratio tinggi seperti 5,7:1, 5,8:1, dan 6:1. Reel dengan gear ratio rendah seperti 5:1, 4,9:1, 4,8:1 juga bisa digunakan bila budget anda terbatas. Reel dengan gear ratio rendah bisa dipergunakan untuk popper jenis chugger namun bila untuk popper jenis pensil, swimbait butuh ekstra kerja. Size reel yang disaranakan berbeda-beda untuk popping GT’s dan tuna.
Untuk Tuna, kebanyakan menggunakan reel yang bisa memuat tali sepanjang 300-400 meter dengan uk line 40 lbs udah cukup, dan drag maksimum 9 kg udah cukup memadai, berbeda dengan Set popping untuk GT, dimana kita perlu Lure Casting reel dengan maksimum dragnya lebih dari 15 kg, karena medan untuk GT biasanya berada dekat dengan bebatuan jadi kita harus menggunakan drag tinggi supaya bisa memaksa tuh GT untuk tidak lari ke arah bebatuan/karang. Tali pada set popping GT biasanya sepanjang 160-200 mter dengan rating pe 6 – pe 10.

2. Joran/Rod :

Joran Lure Casting popping yang digunakan biasanya berkisar dari 7-9 feet, alias 2,1-3,6 meter. Makin Panjang joran, makin jauh jarak lontar popper. Makin pendek joran makin kuat daya angkatnya. Selain itu biasanya pada joran Lure Casting popping tercantum line rating, max drag/drag maksimum yang dapat diterapkan pada joran, max lure weight/berat maksimal lure serta rating dari joran itu(M,H, MH, H,XH dll).
Selain itu backbone dari joran juga sangat berpengaruh dalam fight dengan ikan, joran yang lentur./parabolic tidak terlalu membuat pemancing capek, namun waktu fight akan bertambah lama. Sebaliknya joran yang keras akan lebih menguras tenaga pemancing namun waktu fight akan lebih singkat.
Ujung dari joran juga sangat berpengaruh dari jenis lure yang digunakan, tip yang lentur cocok digunakan pada lure swimbait seperti adhek popper tipe goby ,heru lure wahoo dll, sedangkan tip yang kaku cocok digunakan untuk popper jenis chugger.
Jadi sebelum anda membeli Lure Casting joran popping, anda harus mengetahui dulu karakter mancing anda seperti apa supaya tidak menyesal membeli joran itu di kemudian hari. Sebab joran cocok buat orang lain belum tentu cocok buat anda.
Joran Lure Casting biasanya berupa joran 2 pieces. Saya hampir jarang menemui joran popping yang 1 pieces. Mengapa 2 pieces, karena joran 2 pieces lebih mudah dibawa traveling ketika akan bepergian ke tempat mancing yang agak jauh baik itu lewat darat,laut maupun udara.

3. Lure

Lure Casting yang digunakan disini terbagi atas dua yakni popper dan swimbait. Seperti yang sudah saya sebutkan diatas contoh lurenya. Nanti kalo ada waktu saya foto dan muat gambarnya lure tersebut. Saya pribadi lebih menyukai popper chugger. Karena lebih santai dalam memainkannya dibanding swimbait atau popper pensil.

4. Line/Tali
Line untuk Lure Casting khusus untuk popping yang digunakan biasanya berupa braided line dengan rating 40 lbs – 100 lbs, leader yang digunakan biasa berukuran 120 lbs sampai dengan 200 lbs. Lebih baik menggunakan leader biasa daripada florocarbon, karena lebih gampang membuat ikatan dengan tali braided dibandingkan fluoro. Pengisian Tali+leader pada spool diusahakan jangan sampai melewati lip pada spool karena apabila sampai penuh maka akan tali akan mudah kusut.

http://juallure.blogspot.com/2009/10/pengenalan-singkat-tentang-teknik.html

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Search

Memuat...

IKLAN

CLOCK

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

PLEASE TRANSLATE HERE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : AFC

VISITOR

VISITOR FLAG

free counters

Total Tayangan Laman

© 2010 AFRI COLLECTION Blog Pemancing Design by Dzignine
In Collaboration with Edde SandsPingLebanese Girls