Mewarnai Umpan Hidup

Selasa, 28 Juni 2011


Dalam mewarnai umpan hidup, perlu kita perhatikan bahwa, warna yang kita pakai harus memenuhi kriteria sebagai berikut :
  1. Tidak mengandung bahan berbahaya
  2. Tidak berbau
  3. Mempunyai warna yang cemerlang hingga mudah memikat
  4. Umpan yang diberi warna tetap hidup sehingga mempunyai gerakan yang mengundang ikan.
Pada mancing Gabus/Toman, biasanya kita pergunakan anak ikan mas yang berwarna kuning atau merah, dan ternyata dari penelitian, hanya ada 3 warna yang sangat memikat ikan untuk memakan yakni:
  1. Kuning
  2. Orange
  3. Merah
Selalu saja menjadi pertanyaan, kenapa umpan hidup perlu juga diwarnai dan diberi aroma? Tidak ada literature ataupun petunjuk mengenai kapan dimulainya umpan hidup perlu diwarnai dan diberi rasa, seperti juga umpan-umpan yang saat ini digunakan. Bila dipikir, apa hubungannya, Rasa Keju, Pisang, Kroto untuk umpan? ternyata ini hanya dari coba-coba para mania mancing. Umpan hidup, sebagai dasar makanan alami dari ikan-ikan yang hidup di alam terbuka pasti juga mempunyai warna alami, oleh karena keisengan para pemancing sehingga umpan hidup pun perlu dimasukkan ke salon untuk didandani. Warna dan aroma adalah salah satu yang menjadi tujuan dalam mengkreatifitas umpan hidup ini. Bahan untuk mewarnai, agar diusahakan dari tumbuh-tumbuhan yang ada disekitar kita, seperti:
  • Warna kuning, bisa dipakai dari kunyit
  • Warna hitam, dari pohon urang-aring (biasa tumbuh dipinggiran saluran air)
  • Warna Merah, dari kunyit gajah
  • Warna Biru/hijau, diambil dari daun suji
Bahan-bahan tersebut adalah bahan dasar dari warna-warna yang akan disajikan.
Cara pembuatan bahan warna dari umbi pohon :
  • Ambil umbi yang akan dipakai (Kunyit, Kunyit Gajah) secukupnya
  • Parut atau blender hingga halus
  • Campurkan air secukupnya
  • Diamkan selama sehari, bila telah endap, buang air dan ganti dengan yang baru
  • Ulangi 3 kali atau lebih hingga bau yang ditimbulkan hilang
  • Ambil endapannya dan jemur
  • Bahan siap digunakan
Cara pembuatan bahan warna dari daun/pohon :
  • Daun/pohon yang akan digunakan untuk pewarna diremas-remas
  • Campurkan sedikit air dan remas-remas kembali hingga daun/pohon hancur
  • Saring air remasan
  • Bahan warna siap digunakan
Cara mewarnai umpan hidup
Untuk umpan yang sudah mengeluarkan air seperti cacing, bahan dengan dasar umbi bisa langsung digunakan atau ditaburkan sehari sebelum umpan digunakan. Untuk umpan yang kering, seperti ulat, jangkrik dan sebagainya, pada umpan dengan dasar umbi, perlu diberi sedikit air agar warna bisa melekat, sedangkan warna dari daun/ pohon bisa langsung digunakan. Setelah umpan diberi warna, jemur selama 1 jam dan umpan siap digunakan.
Perhatian : Warna pada umpan, hanya bertahan dalam air selama 45 menit sampai dengan 2 jam saja.  Untuk lebih efektif, pencampuran warna dengan air, sebaiknya juga ditambahkan umpan hidup yang telah disatukan dengan air campuran sehingga bau yang ditimbulkan sama dengan umpan hidup tersebut.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Search

Memuat...

IKLAN

CLOCK

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

PLEASE TRANSLATE HERE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : AFC

VISITOR

VISITOR FLAG

free counters

Total Tayangan Laman

© 2010 AFRI COLLECTION Blog Pemancing Design by Dzignine
In Collaboration with Edde SandsPingLebanese Girls