Kamis, 30 Desember 2010

Kiat Memilih Joran atau "Fishing Rod"




Kiat Memilih Joran atau
"Fishing Rod"
Salah satu perlengkapan
memancing yang tidak
kalah penting adalah
joran atau yang lebih
dikenal dengan "rods".
Saat ini banyak joran
yang beredar di pasaran
dengan berbagai merek
dan tipe.
Bagi yang baru terjun ke
hobby mancing., tak ada
salahnya dan harus hati-
hati dalam memilih
joran, baik itu dalam
penggunaan maupun
kualitasnya. Didalam
memilih joran dan
memutuskan untuk
membelinya, sebaiknya
kita pertimbangkan dulu
tujuan kita membeli
joran apakah itu untuk
lomba atau hanya untuk
rekreasi saja.
Kalau tujuan kita
membeli joran untuk
mengikuti lomba/
galatama sebaiknya
memakai joran yang
hanya lentur di ujungnya
saja. Karena waktu
mengajar ikan menjadi
lebih singkat
dibandingkan dengan
joran yang lentur sampai
ke tengah. Joran untuk
lomba/galatama
sebaiknya dipilih model
yang tanpa sambungan (1
piece) yakni terdiri dari
satu bagian/tangkai
(tidak dapat dilepas)
dengan panjang joran
pada umumnya tidak
lebih dari 2 meter.
Kita juga bisa
mempergunakan hanya
satu sambungan (2 piece)
yaitu bisa dilepas
menjadi 2 bagian dengan
panjang joran kurang
lebih 1.2 meter – 3
meter. Jangan
mempergunakan joran
teleskopik atau antena,
karena tiap
sambungannya mudah
bergeser sehingga
kelenturannya mudah
berkurang dan juga
kekuatannya terbagi-
bagi.
Kontradiksi antara joran
dengan pendek sampai
sekarang ini hampir
tidak ada masalah,
tetapi untuk lomba
panjang joran idealnya
berkisar 168-180 cm,
joran yang lebih panjang
memang dapat
melontarkan umpan yang
lebih jauh, tetapi
disesuaikan dengan luas
kolam yanng rata-rata
sempit sehingga tidak
memerlukan lontaran
yang jauh seperti di laut.
Bagi yang memancing
hanya untuk sekedar
rekreasi saja sebaiknya
dipergunakan joran yang
lentur sampai ke tengah,
yang akan membuat
pemancing menikmati
waktu pengejaran ikan
yang lebih lama,
walaupun yang
menyambar ikan
mungkin hanya ikan-ikan
yang kecil.
Supaya tidak mudah
patah
Joran yang patah pada
saat mengejar ikan
bukanlah salah
penjualnya atau pabrik
pembuatnya. Kalau mau
jujur, joran bisa patah
karena kesalahan
pemancing karena
membebani joran di luar
batas kemampuan joran
tersebut.
Penyebab joran patah di
kolam pemancingan atau
di laut, paling sering
terjadi karena
pemancing menyentak
joran hannya dengan
pergelangan tangan atau
mengayun menggunakan
siku. Perputaran
melebihi sudut 90o inilah
yang membuat joran
mudah dan langsung
patah.
Pemancing seharusnya
menyentak joran cukup
dengan mengayunkan
lengan, ditambah dengan
menggerakan
pergelangan tangan ke
belakang. Ini sudah
membuat kail mengait di
mulut ikan tanpa terlalu
berlebihan membebani
joran. Ada baiknya usai
mancing bilas joran
dengan menggunkan air
sabun untuk
menghilangkan kotoran
dan bau.
Yakinkanlah bahwa joran
itu sudah benar-benar
kering dengan cara
mengelap sebelum
disimpan, kalau perlu
melapisi joran dengan
cairan (WD40) agar
kotoran atau debu tidak
cepat menempel. Lalu,
simpanlah di tempatnya
dan jauhkan dari sinar
matahari secara
langsung. Apabila joran
terkena sinar matahari
akan berubah menjadi
getas/kering sehingga
mudah patah.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Search

Memuat...

IKLAN

CLOCK

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Blog Archive

PLEASE TRANSLATE HERE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : AFC

VISITOR

VISITOR FLAG

free counters

Total Tayangan Laman

© 2010 AFRI COLLECTION Blog Pemancing Design by Dzignine
In Collaboration with Edde SandsPingLebanese Girls